Sewaktu SD, siapa yang belum pernah mendengar Gunung Krakatau diajarkan di pelajaran IPS? Ada yang ngacung? Malu sama umur!
Okay. Perjalanan kali ini menuju Gunung Anak Krakatau. Gunung Anak Krakatau ini sebenarnya terbentuk dari...nggg, baca sendiri lah di bawah ini ya?
Sudah selesai bacanya? Good boy. *lempar ikan*
Untunglah kali ini EOnya gokil, keren, dan oke, namanya Learn Indonesia. Nggak kayak trip ke Kiluan sebelumnya yang kurang memuaskan, trip kali ini lebih menyenangkan.
Dengan jalur awal yang sama seperti trip Kiluan, yaitu Merak-Bakauheni-dermaga Canti, kita mendapat kesempatan untuk menikmati sunrise selama perjalanan menyeberang menuju Pulau Sebesi, tempat kita menginap.
Sampai di Pulau Sebesi, kita menuju ke Gunung Anak Krakatau untuk mendakinya. Tadinya saya pikir bakal sampai puncak Krakatau dan ngeliat lava yang meluap-luap, trus di kawahnya, grup Learn Indonesia akan mengorbankan Dico sebagai tumbal pesugihan...sayang harapan saya meleset.
Seperti foto di atas, itulah Gunung Anak Krakatau. Anaknya aja segitu, gimana emak sama bapaknya ya? Berikutnya, langsunglah kita dibriefing sama seorang ranger gunung. Saya sudah berharap bakal dapet guide Ranger Pink, tapi ya sudahlah.
Pada saat pendakian, sebenarnya tidak terlalu jauh/tinggi. Yang membuat sulit adalah medannya yang berupa pasir dan rasanya panas akibat matahari sehingga kaki akan sering terperosok. Untunglah sikit demi sikit lama-lama nylekit juga sih.
Esoknya, selama perjalanan pulang kita mampir dulu di Pulau Umang-Umang untuk gila-gilaan. Bahkan sempet ada sesi foto sensual 21+ di pantainya :D. Tapi yang ditampilin di sini cukup foto saya saja ya, sensual juga kok. So, enjoy me :">
Okay. Perjalanan kali ini menuju Gunung Anak Krakatau. Gunung Anak Krakatau ini sebenarnya terbentuk dari...nggg, baca sendiri lah di bawah ini ya?
Sudah selesai bacanya? Good boy. *lempar ikan*
Untunglah kali ini EOnya gokil, keren, dan oke, namanya Learn Indonesia. Nggak kayak trip ke Kiluan sebelumnya yang kurang memuaskan, trip kali ini lebih menyenangkan.
Dengan jalur awal yang sama seperti trip Kiluan, yaitu Merak-Bakauheni-dermaga Canti, kita mendapat kesempatan untuk menikmati sunrise selama perjalanan menyeberang menuju Pulau Sebesi, tempat kita menginap.
Sampai di Pulau Sebesi, kita menuju ke Gunung Anak Krakatau untuk mendakinya. Tadinya saya pikir bakal sampai puncak Krakatau dan ngeliat lava yang meluap-luap, trus di kawahnya, grup Learn Indonesia akan mengorbankan Dico sebagai tumbal pesugihan...sayang harapan saya meleset.
Seperti foto di atas, itulah Gunung Anak Krakatau. Anaknya aja segitu, gimana emak sama bapaknya ya? Berikutnya, langsunglah kita dibriefing sama seorang ranger gunung. Saya sudah berharap bakal dapet guide Ranger Pink, tapi ya sudahlah.
Pada saat pendakian, sebenarnya tidak terlalu jauh/tinggi. Yang membuat sulit adalah medannya yang berupa pasir dan rasanya panas akibat matahari sehingga kaki akan sering terperosok. Untunglah sikit demi sikit lama-lama nylekit juga sih.
Esoknya, selama perjalanan pulang kita mampir dulu di Pulau Umang-Umang untuk gila-gilaan. Bahkan sempet ada sesi foto sensual 21+ di pantainya :D. Tapi yang ditampilin di sini cukup foto saya saja ya, sensual juga kok. So, enjoy me :">
0 comments: